Contoh Bentuk dan Isi Papan Informasi Wisata Kabupaten Pesisir Selatan

Pesisir Selatan (Pessel) yerus berpacu menjadikan kabupaten wisata bahari yang menarik dikunjungi wisatawan baik lokal maupun asing.
Hebatnya, Pessel mau membuka diri untuk memajukan potensi wisata sehingga bisa sejajar dengan destinasi pariwiaata nasionak atau bahkan mancanegara.
“Pessel, pemerintahannya mau berdiskusi dan siap menyambut setiap ide bernas, bahkan sebelum libur panjang Lebaran Idulfiti inisiasi Tourism Development Centre Andalas University diterima dan disupor penuh Kadis Pariwisata Pessel Zefnihan, yang tentu seizin bulati, Pak Hendra Joni,”ujar direktur Tourism Development Centre Andalas University Sari Lenggogeni Sabtu 1/7 di Padang.

Bahkan untuk menasbihkan bahwa Pessel layak dikunjungi, Sari Lenggoogeni meng-explore pesona Pessel dengan foto, Jepretan Sari Lenggogeni dan Zenifran memberikan gambaran bahwa Pessel pantas dikunjungi, tunggu apalagi ayo kunjungi Pessel Negeri Sejuta Pesona.

Like Jimbaran Bali, bisa dikembangkan menjadi jimbarannya Sumbar, melalui produk kuliner barbeque sekaligus pemberdayaan masyarakat, lokasi Pantai Salido, magnit didatangi yakni gradasi warna sunset buat manajemen waktu sore: pukul 16.00-19.00 WIB. segmentasi untuk visitor yang pengen relax.

Rest area with kearifan lokal. Ikan larangan tapi dirubah menjadi the story of forbidden fish. untuk break perjalanan menuju Mandeh/Painan, pemberdayaan warung diinisasi Tourism Development Centre Andalas University dengan Dinas Pariwisata Pessel dibuat warna warni kan, ada atraksi memberi makan ikan di sungai, dan echo point di sungai utk anak anak. lokasi Barung-barung Barantai




Tourist Information Board lokasi di Perbatasan Pesisir Selatan-Padang. Untuk self education pengunjung terhadap informasi wisata di Pessel.
Dikutip dari. https://www.tribunsumbar.com/sari-lenggogeni-explore-pesona-pesona-pessel-dengan-foto/
Sejak didirikan (Maret 2016),Pusat Pengembangan Pariwisata, Kebudayaan Dan Ekonomi Kreatif Universitas Andalas telah menjalin banyak kerja sama dengan berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta. Berikut ini beberapa instansi yang telah melakukan kerja sama;
Kerja sama tersebut tertuang dalam berbagai kegiatan, seperti;




Pada 27 Februari - 3 Maret 2017, Dinas Pariwisata dan budaya Kota Padang megadakan pelatihan dan pengembangan industri pariwisata ekonomi kreatif. Acara ini dibuka oleh Bapak Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP. Pelatihan diikuti oleh sekitar 50 usaha kreatif. Direktur Pusat Pengembangan Pariwisata Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Universitas Andalas Dr. Sari Lenggogeni, SE, MM sebagai salah satu nara sumber.
Pada 27 Februari - 3 Maret 2017, Pusat Pengembangan Pariwisata Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Universitas Andalas mengadakan kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan budaya Kota Padang megadakan pelatihan dan pengembangan industri pariwisata ekonomi kreatif. Acara ini dibuka oleh Bapak Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP. Pelatihan diikuti oleh sekitar 50 usaha kreatif. Pada pelatihan ini direktur Pusat Pengembangan Pariwisata Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Universitas Andalas Dr. Sari Lenggogeni, SE, MM bertindak sebagai narasumber.
PUSAT PENGEMBANGAN PARIWISATA, KEBUDAYAAN DAN EKONOMI KREATIF (Centre for Tourism, Cultural & Creative Economy Development). Sesuai dengan yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2018, Pariwisata merupakan sektor prioritas pembangunan yang berfungsi menggerakan perekonomian serta sebagai salah satu kontributor terbesar PDB di Indonesia yang memberikan multiplier efek pada perluasan penyerapan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan lainnya. Dalam dua tahun terakhir, sektor pariwisata mendapat prioritas pembangunan utama di pemerintahan, sehingga World Economic Forum menempatkan Indonesia pada posisi ke-50 meningkat 20 level dari rangking sebelumnya untuk 140 negara.
Seiring dengan pentingnya peranan pariwisata dalam pembangunan tersebut, untuk menjawab kebutuhan akan pentingnya kualitas sektor pariwisata yang berkelanjutan dibutuhkan suatu pusat pengkajian pariwisata serta kebudayaan baik pada tingkat lokal maupun nasional. Sebagai perguruan tinggi negri tertua di Sumatera dan berada pada Destinasi Pengembangan Parwisata Nasional, Universitas Andalas bermaksud mendirikan Pusat studi pariwisata ini terkait dengan pengembangan kebudayaan yang bersifat berkelanjutan dan inovatif. Untuk itu, diinisiasi oleh Prof Dr Tafdhil Husni, SE, MBA dan Dr Sari Lenggogeni, Pusat Studi Pengembangan Pariwisata dan Kebudayaan akan menjadi bagian dari lembaga pengkajian yang berada di lingkungan Universitas Andalas. Lembaga disingkat dengan nama Tourism, Cultural & CE- Dev Universitas Andalas, yang didirikan pada bulan Maret tahun 2016.
Pendirian lembaga ini dimaksud untuk mengorganisir dan melaksanakan pengkajian ilmiah dan kegiatan-kegiatan lain yang berbasis ilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata dan kebudayaan. Diharapkan lembaga ini berperan dan dapat menyumbangkan gagasan-gagasan untuk pembangunan berkelanjutan pada lingkup lokal, nasional dan global.
Sebagai organisasi yang bergerak di tataran ilmu pengetahuan, kegiatan Sustainable Tourism & CE-Dev yang utama adalah melakukan penelitian, seminar, workshop, penerbitan, konseling, pelatihan dan pendampingan masyarakat. Dari sejak berdiri hingga sekarang telah melaksanakan berbagai kegiatan penelitian, penerbitan, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan tersebut berupa kegiatan mandiri lembaga dan atau bekerjasama dengan pihak ketiga yang sejalan dengan visi dan misi lembaga. Selain secara kelembagaan juga ada kegiatan yang dilaksanakan oleh personil Tourism, Cultural & CE- Dev Universitas Andalas, bekerjasama dengan pihak lain atas rekomendasi Tourism, Cultural & CE- Dev Universitas Andalas .
Tim Ahli Bidang Pariwisata
Tim Ahli Bidang Kebudayaan
Tim Ahli Bidang Ekonomi Kreatif
External STAFF
ADVISOR PUSAT STUDI
|
Visi Organisasi
Menjadi pusat pengembangan Pariwisata dan Kebudayaan yang berkelanjutan dan inovatif yang berdaya saing pada tingkat nasional serta menjawab tantangan kebutuhan industri pariwisata secara global.
Misi Organisasi