Print this page

Bapelitbangda dan TDC Unand Lirik Destinasi Desa Wisata Bukik Bulek dan Kubu Koto Bimo dalam Blueprint Kab. Padang Pariaman

Batu Basa - Bapelitbangda Kabupaten Padang Pariaman bekerjasama dengan Tourism Development Centre (TDC) Unand untuk membuat dokumen Blueprint Desa Wisata di kabupaten padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat. 

Nagari III Koto Aur Malintang Kecamatan IV Koto Aur Malintang temasuk dalam Sebelas Desa/Nagari Wisata Melalui surat keputusan Bupati Padang Pariaman
Tim Visitasi Survei Desa Wisata adalah Eka Mariyanti, SE, MM, Ph.D, selaku Tim Ahli Pariwisata Halal dan Puti Embun Sari, SE, MM selaku Tim Ahli Marketing Tourism.

Tim visitasi melakukan survei pada Dua tempat Destinasi Wisata Nagari III Koto Aur Malintang, Jumat, (5/11/2021). Mengunjungi lansung ke lokasi wisata nagari Ikan Larangan Kubu Koto Bimo yang biasa kita sebut dengan Sungai Sejuta Ikan, serta Destinasi Wisata Bukik Bulek yang menyugukan keindahan pemandangan panorama alamnya.

Tim visitasi didampingi langsung oleh Yusdelina,A.Md sebagai Kaur Perencanaan, Pulin Kasi Pelayanan, Deswita,SH Kasi Kesra Nagari III Koto Aur Malintang, Tamar Putra Jaya Wali Korong Kampuang Pinang yang merupakan Wali Korong di Wilayah Wisata Ikan Larangan Kubu Koto Bimo,  dan Noviarman Wali Korong Kampuang Padang Wilayah Wisata Bukik Bulek. 

Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata sangat dibutuhkan agar tujuan desa wisata dapat tumbuh dan berkembang bersama masyarakat tidak sekedar dijadikan sebagai objek semata, namun menjadi mitra utama bagi para pemangku kebijakan.

Disinilah pentingnya kolaborasi antara semua pihak guna terwujudnya pariwisata berkelanjutan serta dapat menjadi nilai ekonomi masyarakat nagari. Konsep ini harus dikemas dengan baik oleh pengelola desa wisata dan peran aktif Pokdarwis di wilayah Desa Wisata kunci utama kesuksesan.

Sehingga nantinya, dengan dilakukannya blueprint desa wisata untuk menggambarkan desain layanan secara menyeluruh desa wisata ini, dapat memudahkan pengelola wisata dalam mengidentifikasi potensi masalah dan peluang untuk meningkatkan persepsi pengunjung terhadap daerah destinasi wisata yang dikunjungi.

Sumber: https://nagari3kotoamal.id/berita/100